RINGKASAN HUKUM PERDATA INTERNATIONAL

BAB  VI

Oleh : Hendra Surya, S.HI

Buku :  Ridwan Khairandi, dkk, Pengantar Hukum Perdata International Indonesia.

Status Personal

  • Status personal adalah kondisi atau keadaan suatu pribadi dalam hukum yang diberikan/diakui oleh negara untuk mengamankan dan melindungi lembaga-lembaga.
  • Ruang lingkup Status Personal
    • Konsepsi Luas

Menurut konsepsi luas, status personal meliputi berbagai hak-hak hukum pada umumnya, termasuk permulaan (lahirnya) dan terhentinya kepribadian, kemampuan untuk melakukan perbuatan hukum, perlindungan kepentingan pribadi, persoalan yang berkaitan dengan hukum keluarga dan waris.

  • Konsepsi yang Agak Sempit

Konsepsi yang antara lain dianut oleh Perancis ini tidak menggangap sebagai status personal ; hukum harta benda perkawinan, pewarisan, dan ketidakmampuan bertindak di bidang hukum dalam hal khusus, misalnya dokter tidak diperkenankan memperoleh suatu hak yang timbul dari pasiennya.

  • Konsepsi yang Lebih Sempit

Konsepsi ini sama sekali tiidak memasukkan hukum keluarga dan waris dalam jangkauan status personal.

  • Asas atau aliran dalam menentukan status personal yaitu :
    • Aliran Nasionalitas atau Kewarganegaraan (lex Patriae)

                          Aliran ini mengkaitkan status personal seseorang kepada hukum nasionalnya. Dengan kata lain, untuk menentukan status personal suatu pribadi berlaku hukum nasionalnya.

  • Aliran Teritorialitas atau Domisili (Lex Domicili)

         Aliran ini memakai hukum domisili sebagai titik taunya. Status personal suatu pribadi tunduk pada hukum di mana ia berdomisili.

  • Perbedaan kedua aliran tersebut pada pokoknya dapat dikembalikan pada perbedaan dilitakkannya titik berat atas segi personalitas atau teritorial hukum.
  • Suatu negara harus memenuhi tiga unsur yaitu ;
    • Harus memiliki wilayah tertentu
    • Harus memiliki organisasi tertentu
    • Harus memiliki suatu kelompok anggota tertentu.
  • Prinsip Umum Kewarganegaraan
    • Orang-orang yang tidak mempunyai hubungan apapun dengan suatu negara tidak boleh dimasukkan sebagai warganegara dari negara yang bersangkutan.
    • Suatu negara tidak boleh menentukan siapa-siapa yang merupakan warganegara suatu negara lainnya.
  • Cara Menentukan Kewarganegaraan
    • Asas Tempat Kelahiran (ius soli)

                          Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya.

  • Asas Keturunan (ius sanguinis)

Kewarnegaraannya seseorang ditentukan berdasarkan keturunannya.

  • Domisili
    • Domisili adalah  negara atau tempat menetap yang menurut hukum dianggap sebagai pusat kehidupan seseorang (centre of this life).
    • Macam-macam Domisli menurut Hukum Inggris
      • Domicile of origin

Setiap orang memperoleh domiicile of origin pada waktu kelahirannya. Bagi anak sah domicile of origin nya adalah negara di mana ayahnya berdomisili pada saat ia (sang anak) dilahirkan.

  • Domicile of choice

Syarat memperoleh nya adalah :

  • Kemampuan (capacity)
  • Tempat kediaman (residence)
  • Hasrat (intention)

Bagi seorang yang tidak mampu bertindak dalam hukum, seperti, anak dibawah umur dan orang berada dalam pengampuan tidak memperoleh domicile of choice tersendiri. Untuk memperoleh  domicile of choice,i seseorang selain harus mempunyai kemampuan juga disyaratkan untuk memiliki tempat tertentu sebagai kediaman sehari-hari (habitat rasidence). Selain itu harus mempunyai hasrat untutk tetap tingal pada tempat kediaman tersebut (permanent residence).

  • Domicile by operation of the law

Domicile by operation of the law adalah domisili yang dimiliki orang-orang yang tergantung pada domisili orang lain (dependent).

  • Doctrine of Revival

Mengenai domisili menurut hukum Inggris ini adalah apa yang dinamakan dengan doctrine of revivol. Menurut doktrin ini bilamana seorang telah melepaskan domisli semula tetapi tidak memperoleh domilisi lainnya, maka  domicile of originnya yang hidup kembali. Hal ini berbeda dengan doctine of continuance of domicile yang dianut Amereika Serikat. Menurt teori ini domisili yang semula berlangsung hingga yang bersangkutan memperoleh domisili lain.

  • Alasan Pendukung Prinsip Kewarganegaraan
    • Prinsip ini paling cocok untuk perasaan hukum seseorang.
    • Lebih permanen dari hukum domisili.
    • Prinsip kearganegaraan membawa lebih banyak kepastian.
  • Alasan Pendukung Prinsip Domisili
    • Hukum domisli adalah hukum dimana yang bersangkutan sesungguhnya hidup.
    • Prinsip kewarganegaraan seringkali memerlukan bantuan domisili.
    • Hukum domisli seringkali sama dengan hukum sang hakim
    • Cocok untuk negara-negara yang mengenal pluralisme hukum
    • Domisili menolong bilamana prinsip kewarganegaran tidak dapat dilaksanakan.
    • Demi kepntingan adaptasi dan asimilasi dari para imigran.
By suryadri

2 comments on “RINGKASAN HUKUM PERDATA INTERNATIONAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s